Linux | Wisata | Makanan | Game

Berbagi Apa yang Saya Miliki Walau Hanya Sedikit

cacing guinea

pada 22 April 2009

Si kecil pembawa petaka ini bernama cacing guinea (Dracunculus medinensis). Cacing ini adalah penyakit kedua –sesudah cacar yang merupakan parasit manusia yang akan dihapus dari sejarah. Menurut aceh.or.id, Carter Center, yang sejak tahun 1986 telah memimpin upaya untuk menghentikan siksaan ini, melaporkan hanya 16.000 kasus yang ditemukan dan semuanya ada di Afrika.

Larva cacing guinea hidup di dalam tubuh kutu air. Ketika manusia meminum air yang mengandung kutu air, sistem pencernaan kita membinasakannya, namun tidak mematikan larva cacingnya yang terus berkembang menjadi dewasa. Cacing jantan akan mati setelah kawin di dalam tubuh manusia, sementara betinanya terus membesar dalam waktu singkat—pertumbuhannya kira-kira mencapai lebih dari dua sentimeter tiap pekan. Kebayang kan?

Dalam waktu setahun cacing ini perlahan-lahan mengeluarkan diri dari tubuh manusia yang dihuninya dengan menjulurkan kepala terlebih dahulu di bagian bawah kaki atau lengan manusia yang menjadi korban. Proses ini menyebabkan nyeri luar biasa. Luka bekas lubang keluarnya cacing ini akan membesar sesentimeter demi sesentimeter dan begitu menyakitkan. Sering kali penderita terburu-buru mencari sumber air untuk merendam luka mereka, padahal tindakan ini adalah salah.

Ketika cacing guinea yang masih berada di dalam tubuh manusia itu merasa dekat dengan air, ia akan melepaskan ribuan larva yang kemudian dimakan kutu air. Dan lingkaran ini terus berlanjut. Pada era 1900-an, cacing guinea ditemukan di sebagian besar wilayah Afrika dan Timur Tengah, Asia Tengah dan Selatan. Sejalan dengan meningkatnya sarana air bersih, cacing ini menghilang di berbagai wilayah. Namun, pertengahan 1980-an masih ada sekitar 3,5 juta kasus di Asia dan Afrika. Untuk membasminya, para ahli punya cara sederhana: mengajari masyarakat cara menyaring air minum (kain katun biasa dapat dipakai sebagai penyaring) dan mencegah penderita dengan cacing yang keluar dari tubuhnya mendekati sumber-sumber air.

Hasilnya lumayan. Di Mali jumlah penderita turun dari 10.000 menjadi kurang dari 400 dalam 14 tahun. Tetapi, kemajuan seperti ini terhambat di Sudan dan Ghana yang saat ini menjadi tuan rumah 90 persen seluruh kasus di dunia. Perang saudara selama 22 tahun yang berakhir awal tahun ini menjadi penyebab tak tercapainya sasaran di Sudan Selatan. Upaya pembasmian tertunda di Ghana akibat pecahnya perang antarsuku pada 1994. Untuk menjalankan kembali proyek ini, para petugas sukarela berkeliling dari rumah ke rumah pada tahun 2002. Hasilnya: jumlah penderita menurun 60 persen di awal tahun ini. Semoga krisis pangan disana terselesaikan, amin ya Allah..


14 responses to “cacing guinea

  1. ATIKA CUT mengatakan:

    …………………………….
    …………………………….
    …………………………….
    ngeri liat kakinya…..

  2. manda mengatakan:

    owh tidak cacingan……………….

  3. handoyo mengatakan:

    ngeri banget…………………!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  4. zeetea mengatakan:

    idih…………… takut,,,,,,,,,,,, padahal nicknameku chacing loh,,,,, heheheheh

  5. dwie mengatakan:

    huuuuuuuuuuuu atut,

  6. n0ey mengatakan:

    ich,,,sgitu mematikannya ya si cacing !!!

  7. dea mengatakan:

    suuuumpah…….jijai aq sama yang namanya cacing.@ n’knapa bisa tumbuh dlm tubuh manusia y????

  8. Kiki mengatakan:

    kenapa lubangnya terus membesar?
    kalo udah terjangkit gmna cara matiinnya?
    Kenapa dy nongol2 gitu?
    kenapa dy suka air?
    kenapa kalo ada air dia ngeluarin larva?

  9. tessa mengatakan:

    aihhhhhh………………………….ngeri nya pank!

  10. Yuliana mengatakan:

    iiiihhh ga berani liat gambarnya lagi,,
    ngeri banget…

  11. samuel mengatakan:

    hi ga nggeri da huuu

  12. samuel mengatakan:

    mengga ap orang itu mendapatkan meyakit seperti itu yesus dan bapa allah aku mohon sembukan la aku memohon pada mu yesus tuhanku… amin….?:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: